Keselamatan

Yohanes 3 : 16

Bencana Hambalang


Hambalang merupakan nama suatu tempat di Jawa Barat letaknya di Cububur kabupaten Bogor, menurut ahli pertanahan kondisi tanah di daerah hambalang sangat rawan longsor, jika dilihat dari struktut tanah, terlihat seperti batu-batuan. Jika hujan lebat, maka tanah tersebut akan menyimpan air, menurut warga masyarakat di daerah pertanahan tersebut, tanah hambalang rawan longsor, terbukti banyaknya rumah warga yang rusak dimana dingding rumah rusak atau retak, pemerintah pernah menyarankan  untuk memindah rumah warga supaya tidak terjadi hal yang lebih besar lagi.
            Hambalang merupakan proyek pemerintah kementrian KEMENPORA , yang lahir dari gagasan Andi Malaranggeng seratus hari kerja kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, terbukti ide dan gagasan ini sangatlah bagus, pak Andi \Malaranggeng mengusulkan Ke DPR supaya ke komisi 3  dan komisi 10 supaya di kabulkan, pada tahun 2010 proyek hambalang dimulai pada tahun 2010. Pemerintah berencana membangun sarana penunjang olah raga atau tampat belajar untuk tingkat SMA dan SMP.Beberapa anggota DPR tidak menyetujui akan proyek tersebut kran kondisi dari tanah dan letak geografis yang tidak memungkinkan dijadikan tempat belajar olahraga. Entah kenanpa menteri pemuda dan olahraga tidak mendengarkan dan menanggapi pendapat tersebut, ini sungguh sangat ironi dan tidak masuk akal. Kenapa pemerintah nekad mendirikan tersebut?, dan kenapa dana 125 miliar menyucur dari kementrian keuangan?, ada apakah di balik semua ini?. Apakah benar DPR khusunya komisi III dan X tidak mengathui proyek ini?.
            Beberapa minggu yang lewat ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaninggrum mengungkapkan “saya tidak ada hubungannya dengan proyek hambalang, jika saya terbukti terlibat saya siap digantung di MONAS”. Ungkapan tersebut mengundang banyak media untuk mengabarkannya. Bebarapa bulan setelah pak Anas mengatakan tersebut “Bangunan di hambalang roboh”, entah kenapa dengan ungkapan tersebut. Robohnya bangunan ini mengundang banyak pertanyaan masyarakat, dan LSM. Banyak berpendapat “tidak mengetahui akan keberadaan proyek ini”. Sungguh sangat tidak masuk akal DPR wakil rakyat kenapa tidak mengawasinya, ada dimana kedudukan DPR di hambalang, seperti ungkapan Mantan anggota DPR sekaligus Tokoh adat betawi “ apakah suatu gerak tipu dari DPR, bencana ini”, kalau bukan DPR yang mengawasi siapa lagi?.
            Masyakarak menunggu akan jawaban ini, siapakan aktor dari semua ini?, begitu banyak masyarakat miskin, gizi buruk, dan tidak bersekolah, kenapa anggaran tersebut tidak di arahkan untuk kesejahtraan rakyat? , siapa yang bermain di lapangan hambalang ini?, masyarakat mendesak agar Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) secepatya mengungkapkan actor yang menyengsarakan rakyat ini. Masyarkat hanya menanti. Semoga Indonesia raya ini di tegakkan keadilan yang pro pada rakyat. 

0 komentar:

Posting Komentar